Tips Modifikasi Motor Anti Denda

Bagi para pecinta motor, melakukan modifikasi sendiri merupakan hal yang biasanya sering dilakukan. Modifikasi ini sendiri dilakukan agar dapat menunjang performa motor ataupun memberikan tampilan yang beda serta unik. Namun, ada peraturan pemerintah sendiri yang mengatur tentang modifikasi motor, di mana jika modifikasi terlalu berlebihan dapat kena denda hinga 24 juta.

Tentu saja ini menjadi salah satu hal yang perlu dijadikan pertimbangan yang harus dipikirkan, di mana tentu Anda tidak ingin terkena denda sebesar itu hanya karena mengubah motor. Akan tetapi, Anda tidak perlu khawatir akan hal itu, ternyata ada beberapa tips yang dapat Anda gunakan agar dapat terhindar dari denda besar ketika ingin menggunakan motor modifikasi.

Tips Modifikasi Motor Agar Tidak Kena Denda

Gambar oleh: 4.bp.blogspot.com

Terkadang ada kekhawatiran tersendiri bagi para pecinta motor dalam memodifikasi kendaraan kesayangan mereka. Di mana memang ada aturan pemerintah yang mengatur agar kendaraan bermotor tidak dimodifikasi secara berlebihan. Berikut ini adalah tips untuk modifikasi motor tanpa kena denda dari pemerintah :

1. Jangan mengganti rangka

Pada rangka awal motor, biasanya terdapat nomor seri yang dijadikan sebagai tanda bahwa motor tersebut dibeli dengan cara resmi atau bukan hasil curian. Di mana tentu saja dengan mengganti rangka motor akan membuat kecurigaan dari pihak kepolisian bahwa Anda membeli motor dari hasil curian. Tentu saja ini dapat berakibat fatal, di mana Anda dapat dipertanyakan ataupun mendapatkan denda karena tidak menggunakan motor yang diregistrasi secara resmi. Maka dari pada itu, lebih baik hindari mengganti rangka motor ketika ingin memodifikasinya.

baca juga  35+ Foto Terbaik Modifikasi Honda Beat Terbaru 2019

2. Jangan mengubah dimensi

Dimensi pada motor yang dimaksud disini adalah panjang, lebar atau volume, di mana pada STNK sudah tertera dengan lengkap. Tentu saja ketika Anda mengubah dimensi kendaraan akan terlihat secara kasat mata dan polisi pun bisa mempertanyakannya. Hindari modifikasi yang mempengaruhi dimensi motor karena sudah pasti Anda akan mendapatkan denda jika tetap melakukannya.

3. Kapasitas mesin

Kebanyakan para pecinta motor yang ingin memodifikasi akan mencoba untuk meningkatkan performa dari kapasitas mesin, di mana ternyata hal ini dilarang oleh pemerintah. Hal ini sendiri dikarenakan adanya standarisasi yang memang ditetapkan tentang kapasitas mesin pada kendaraan bermotor yang disesuaikan dengan fungsinya. Tentu saja Anda tidak dapat asal mengubah kapasitas mesin lebih dari standar ketika berada di jalan karena memang tidak sesuai dengan fungsi kendaraan itu sendiri.

4. Mengubah warna

Bosan dengan warna motor yang Anda miliki? Dan ingin menggantinya? Mungkin Anda akan memiih untuk mengecat ulang body motor dengan warna yang tidak biasa. Tapi tahukah Anda bahwa mengganti warna kendaraan bermotor yang tidak sesuai dengan STNK bisa terkena denda? Ya, pihak kepolisian sendiri sudah menerbitkan aturan ini bahwa mengganti warna motor tidak bisa sembarangan.

Jika ingin tetap mengganti warna body, ada baiknya Anda mengurus ke dealer tempat Anda membeli motor dan melakukan perubahan dokumen yang disarankan agar tidak kena denda.

Itu adalah beberapa tips yang perlu diperhatikan agar saat memodifikasi motor tidak melanggar peraturan yang ada. Sebenarnya hal ini tentu saja demi kebaikan masyarakat agar tindak kejahatan juga dapat dilacak dengan sangat mudah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *