Tips Modifikasi Motor Aman Anti Tilang

Memodifikasi sepeda motor memang hal yang sangat menarik untuk dilakukan. Ada yang memodifikasi motor karena hobi ada juga yang melakukannya hanya demi ingin tampil beda. Namun terkadang, karena mungkin terlalu semangat ketika memodifikasi, hasilnya cenderung terlihat berlebihan dan tidak mengindahkan aturan berlalu lintas.

Aturan memodifikasi motor memang sering menimbulkan banyak pertanyaan di tengah masyarakat. Kontroversi soal aturan dasar memodifikasi motor tersebut selalu berkaitan dengan seberapa besar motor bisa diubah, namun di sisi lain kerap dipersoalkan mengenai seberapa jauh tingkat keamanan motor bisa dipertahankan.

Namun bagi Anda pecinta otomotif yang bingung dengan aturan dalam mendandani motor berikut beberapa tips modifkasi motor aman anti tilang yang bisa Anda coba agar hobi modifikasi Anda aman dari sempritan polisi:

Beberapa Cara Aman Modifikasi Motor Anti Tilang

Sumber gambar: 4.bp.blogspot.com

Jangan Merubah Rangka Mesin

Mengubah rangka sepeda motor banyak dilakukan oleh modifikator agar kendaraan yang didandani menjadi  unik dan mengikuti gaya modifikasi tertentu. Tapi hal ini sebetulnya dilarang dalam Undang-Undang. Karena pada rangka motor terdapat nomer seri yang merupakan syarat utama administrasi.

Jangan Menggunakan Ban yang terlalu Kecil

Penggunaan ban dengan ukuran kecil banyak dinilai bisa meningkatkan tingkat kekerenan pada motor. Namun, tidak sedikit pula yang menganggap hal itu berbahaya.  Tentu, Polisi pun tidak segan menilang apabila hubungannya dengan keselamatan.

Toleransi mengenai ukuran roda tersebut juga tercantum dalam Pasal 68 PP 55/2012. Dalam aturan itu diatur bahwa kincup roda depan dengan batas toleransi lebih kurang 5 milimeter per meter (mm/m), serta Pasal 73 PP 55/2012 menegaskan kedalaman alur ban tidak boleh kurang dari 1 mm. Jadi bila ingin perjalanan Anda bebas dari gangguan sebaiknya gunakan ban yang sesuai peraturan ya.

baca juga  5 Modifikasi Motor Paling Unik dan Aneh

Jangan Menggunakan Knalpot yang Bising

Knalpot bising malah membuat motor anda tidak terlihat keren. Justru sebaliknya, motor anda menjadi menyebalkan ketika melintas. Maka dari itu, ada baiknya untuk tidak menggunakan knalpot yang terlalu bising. Selain jauh dari kata keren penggunaan knalpot yang terlalu bising juga melanggar Undang-undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Pada Pasal 285 disebutkan bahwa knalpot layak jalan merupakan salah satu persyaratan teknis kendaraan yang dikemudikan di jalan.

Standar tingkat knalpot itu juga diatur dalam Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 7 tahun 2009 tentang Ambang Batas Kebisingan Kendaraan Bermotor Tipe Baru. Batasnya, untuk 80cc – 175cc maksimal 83 dB sedangkan di atas 175cc maksimum bisingnya 80dB.

Aturan Merubah Warna

Merubah warna motor merupakan hal paling dasar dalam modifikasi motor. Namun Anda tidak bisa sembarangan dalam merubah warna motor. Kalau warna yang tercantum di STNK adalah hitam, ya warna harus hitam. Jangan sembarangan mengecat warna lain jika tidak mau kena tilang.

Alasan kepolisian melarang modifikasi di atas karena sepeda motor harus sesuai dengan dokumen yang diterbitkan Mabes Polri. Jika spesifikasi motor tidak sesuai dengan surat-surat yang dimiliki siap-siap saja diproses Pak Polisi.

Modifikasi motor bukanlah hal yang tabu dilakukan, namun ada beberapa aturan yang harus diperhatikan agar modifikasi Anda tetap aman dikendarai.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *