Tips Merawat Motor Habis Turun Mesin

Pada dasarnya merawat motor yang habis turun mesin hampir sama ketika membeli baru dari dealer. Akan tetapi, terkadang hal tersebut juga di sepelekan oleh sebagian orang, yang pada akhirnya mesin motor akan cepat aus.

Dalam hal ini, merawat motor setelah turun mesin bisa dilakukan dengan cara yang sangat mudah. Yakni dengan mengutamakan perawatan, serta berbekal pengetahuan mengemudi yang benar.

Sehingga jika memang diterapkan dengan benar, sangat tidak mustahil mesin motor akan lebih awet dan suara mesin akan tetap halus.

Tips Merawat Motor Habis Turun Mesin

Tips Merawat Motor Habis Turun Mesin

Yang menjadi pertanyaan disini ialah bagaimana cara merawat mesin motor yang baru turun mesin? Jawabannya sangatlah sederhana. Namun bagi yang belum paham, bisa menyimak tips singkat pada daftar dibawah ini.

1. Jangan Memuat Beban Berat

Karena block dan shaker masih perlu proses adaptasi, maka kinerjanya pun masih belum maksimal. Sehingga untuk menghindari terjepit (macet), maka sangat dianjurkan untuk memuat barang yang ringan saja.

Kalau bisa motor tersebut jangan diboncengi terlebih dahulu. Tujuannya ialah supaya kinerja mesin lebih ringan. Sedangkan untuk waktu yang diperlukan, umumnya bengkel memberikan saran hingga stu minggu.

2. Jangan Digunakan Pada Tanjakan

Untuk tips yang kedua ini pernah dirasakan sendiri oleh admin. Saat ini kondisi motor memang baru turun mesin, karena diajak oleh teman untuk jalan-jalan, terpaksalah membawa motor tersebut pada tanjakan yang lumayan panjang.

Pada saat yang bersamaan, motor langsung mati total karena shaker terjepit. Tapi untungnya tidak jatuh, meski motor berhenti mendadak.

baca juga  Ini Cara Merawat Agar Mika Lampu Tidak Cepat Menguning

Karena insiden tersebut, masih untung motor bisa dinyalakan kembali, tapi mesin kembali berbunyi dan knalpot berasap.

3. Mengganti Oli Mesin

Meski ketika proses turun mesin sudah melakukan penggantian pelumas. Namun sekedar saran, tepatnya ketika ingin memaksimlkan fungsi motor, akan lebih baik jika mengganti lagi oli tersebut.

Paling tidak dua minggu dari waktu menurunkan mesin. Atau ketika ingin mengunakan motor untuk memuat beban yang lebih berat.

Dari beberapa tips diatas, kesemuanya merupakan pengalaman pribadi. Namun pada setiap bengkel, umumnya memberikan saran berbeda. Jadi tidak ada salahnya jika mencari referensi lain untuk tambahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *