Tips Ampuh Membeli Motor Bekas Supaya Tidak Tertipu

Para peminat motor semakin meningkat hingga perusahaan seperti leasing atau sejenisnya ikut berlomba-lomba menjalin kerjasama dengan beberapa dealar motor bekas agar bisa bersama-sama menggandeng konsumen motor bekas.

Tapi tidak sedikit para konsumen yang sudah kadung membeli motor dan kondisi motor tidak sesuai harapan. Banyak juga kasus seperti motor bekas yang baru beberapa hari dibeli kemudian mengalami kerusakan atau bahkan mogok yang akhirnya harus di perbaiki lagi. Berikut ada beberapa tips membeli motor bekas dari modifikasimotorz.com supaya tidak tertipu :

Beberapa Tips Membeli Motor Bekas

Sumber Gambar: puteramentari.com

1.      Memeriksa kondisi fisik bagian mesin

Jika Anda akan membeli motor, usahakan untuk mengecek kondisi mesin terlebih dahulu. Bisa mengecek kondisi perpak serta baut-baut yang ada pada mesin apakah sudah pernah di bongkar atau belum. Kondisi ini bisa dilihat dari warnanya, apakah warna bawaan pabrik atau tidak.

Kondisi pada perpak ini juga sebagai awal mengetahui kondisi mesin motor sudah pernah bermasalah atau belum. Karena posisi perpak sendiri berada diantara silinder atas dengan mesin yang ada ditengah. Apabila perpak sudah dibongkar atau diganti berarti pada seher sampai setang seher juga sudah ikut diganti alias sudah tidak orisinil.

2.       Mengecek dengan menutup lubang knalpot

Untuk bisa mengecek mesin motor dalam keadaan baik atau tidak, Anda bisa mengeceknya dengan menutup knalpot motor dalam kondisi motor menyala dan tidak perlu di gas. Umumnya bagi motor yang sehat ketika lubang knalpot ditutup dengan tangan suara mesin nya akan senyap atau tidak berisik. Apabila sudah ditutup dan mesinnya berisik brrti mengindakasikan bahwan mesin butuh perbaikan.

baca juga  Ini Dia Tips Agar Kopling Motor Empuk

3.      Memeriksa list dan cat pada body

Dari mengecek kondisi list dan cat pada body motor juga bisa menunjukan apakah motor tersebut sudah pernah jatuh atau belum. Umumnya kalo list yang asli kondisi tetrtutup oleh lapisan bening sebagai pelindungnya. Tapi, jika pada pelindung tersebut sudah tidak beraturan dan terlihat permukaannya. Kondisi tersesebut bisa mengdindikasikan bahwa motor tersebut pernah jatuh atau pecah.

4.      Jangan tertipu dengan kilometer rendah

Tidak usah terlalu memikirkan berapa jauh jarak tempuh motor yang akan Anda beli ketika ingin memeriksanya, sebab saat ini bukan hanya speedometer manual saja yang dapat di setel, bahkan speedometer digital juga bisa disetel ulang.

5.      Cek kondisi las-lasan

Hal yang bisa Anda perhatikan adalah melihat sambungan pada kerangka motor Anda yang biasanya disambung dengan las-lasan. Seperti pada bagian rangka garapu, as, atau bawah tangki biasanya las-lasannya tipis dan juga rapi. Akan sangat berbeda ketika sudah di las ulang akan terlihat lebih tebal dan tidak rapih. Ini juga bisa menjadi tanda bahwa motor pernah tabrakan atau kecelakaan lainnya.

Membeli motor bekas memang menjadi solusi bagi sebagian orang. Namun, sebelum membeli motor bekas, jangan lupa ya perhatikan terlebih dahulu beberapa hal di atas. Semoga membantu.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *