Tiga Tips Mengambil Sikap Pada Pengguna Jalan Yang Suka Menyerobot

Sebagai pengguna jalan yang taat peraturan, tentu sudah sepantasnya jika selalu mengalah ketika menghadapi (bertemu) dengan pengendara lain yang sudah menyerobot jalur.

Dalam hal ini, Astra Motor Jateng memberikan beberapa tips pada pengguna jalan. Termasuk juga ajakan untuk berkendara dengan baik, serta tidak merugikan bagi pengguna jalan lain.

Sebab secara tidak sadar, kita sangat sering menjumpai pengguna kendaraan yang tiba-tiba berubah jalur, bahkan masuk pada kategori mendadak.

Tiga Tips Mengambil Sikap Pada Pengguna Jalan Yang Suka Menyerobot

Tiga Tips Mengambil Sikap Pada Pengguna Jalan Yang Suka Menyerobot

Dijelaskan oleh Oke Desiyanto selaku Safety Riding Supervisor Astra Motor jateng, pada lapangan sangat sering berjumpa dengan pengendara berubah jalur secara tiba-tiba.

Dari yang awalnya berada pada jalur kiri, menuju kanan secara mendadak. Hal tersebut tentu disebabkan oleh pengendara lain yang memacu kendaraannya terlalu lambat.

Tindakan memotong jalan tersebut, akan mempunyai dampak pada pengendara motor pada lajur sebelah kanan. Atau dari arah yang berlawanan. Sehingga tidak sedikit yang membunyikan klaksonnya.

”Pengguna jalan (Di sisi kanan) akan melakukan pengereman mendadak. Serta akan terjadi senggolan atau tabrakan beruntun,” paparnya.

Lebih lanjut, ia juga menambahkan bahwa ada tiga patokan yang harus diperhatikan oleh pengendara dalam berlalu lintas. Beberapa diantaranya ialah :

1. Ingat Pasal 117 Tentang Lalu Lintas

Pasal ini berbunyi tentang pengemudi yang akan memperlambat kendaraan, harus mengamati kondisi lalu lintas pada bagian samping, depan, dan juga belakang kendaraan.

Tujuannya ialah supaya tindakan yang diambil tidak membahayakan bagi pengguna lain.

baca juga  4 Cara Jitu Untuk Mengatasi Mesin Yamaha-Vixion NVL/ NVA Yang Cepat Panas

2. Junjung Etika Lalu Lintas

Untuk setiap pengendara, harus menjaga sopan santun dalam menggunakan jalanan umum. Intinya sebagai pengguna, jangan semena-mena menggunakan jalan.

”Poin kedua, tidak egois dalam menggunakan fasilitas umum. Harus menyadari bahwa di jalan raya bisa didapati berbedanya kepribadian setiap orang,” jelasnya.

3. Pintar Memprediksi Strategi

Pada sebagian pengguna motor yang sudah berpengalaman, tentu hal ini sudah tidak perlu lagi dijabarkan. Intinya, pengendara harus pintar menerapkan strategi prediksi bahaya.

Salah satu contohnya ialah dengan menjaga jarak aman, sehingga proses pengereman bisa berjalan dengan maksimal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *