Sederhana! Tips Ini Bisa Mencegah Terjadinya Kecelakaan Bermotor

Sudah sepatutnya jika kita selalu mematuhi rambu dan peraturan lalu lintas yang ada di jalan raya. Hal tersebut bukan hanya demi keselamatan pribadi saja, melainkan juga mencegah kecelakaan yang bisa membayakan pengendara lain.

Seperti yang kita ketahui, peraturan lalu lintas (lalin) di Indonesia, cukup terbilang sangat ketat. Serta tertuang dalam Undang-undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, untuk memastikan keselamatan berkendara.

Nah untuk mencegah terjadinya kecelakaan, ada beberapa peraturan lalu lintas yang bisa menjamin keselamatan berkendara, tidak terkecuali bagi pengendara motor. Apa saja? Simak artikel ini hingga selesai!

Sederhana! Tips Ini Bisa Mencegah Terjadinya Kecelakaan Bermotor

Sederhana! Tips Ini Bisa Mencegah Terjadinya Kecelakaan Bermotor

Meski terbilang sederhana, namun beberapa kelengkapan dibawah ini sangat penting untuk anda persiapkan. Beberapa diantaranya ialah :

1. Surat Izin Mengemudi (SIM)

Bagi setiap pengendara, diwajibkan sudah mempunyai surat izin mengemudi (SIM). Terlepas dari STNK, pengendara juga harus mengantongi SIM pada saat berkendara di jalan raya.

Seperti yang kita ketahui, SIM merupakan tanda bahwa anda pengendara yang sudah layak untuk mengoperasikan kendaraan bermotor di jalan raya.

Selain dari sisi umur yang sudah cukup, SIM juga ditentukan menurut dari beberapa tes kemampuan mengemudi dan mengenali rambu di jalan.

2. Memakai Helm

Mengenakan helm bagi pengendara dan penumpang sangat wajib untuk pengguna sepeda motor. Hal tersebut juga sudah di atur pada UU No. 22 Tahun 2009 pasal 57 ayat 2 dan pasal 106 ayat 8.

Dalam hal ini, pengendara sepeda motor di Indonesia diharuskan menggunakan helm SNI. Untuk sanksi pelanggarannya, ialah dengan pidana kurungan satu bulan, atau denda paling banyak Rp. 250.000,-

baca juga  Tiga Tips Mengambil Sikap Pada Pengguna Jalan Yang Suka Menyerobot

Terlepas dari itu, helm yang dipakai juga Standar Nasional Indonesia (SNI). Pasalnya, SNI sudah dilakukan pengujian serta dipastikan kualitasnya.

3. Perhatikan Lampu Isyarat

Masuk pada elemen yang sangat penting, lampu isyarat (sein) merupakan tanda untuk berbelok. Dengan demikian, pengendara harus menyalakan lampu ini jika hendak berbelok tersebut.

Kenapa harus demikian? pasalnya pengendara lain di sekitar (khususnya belakang), bisa mengetahui jika kita ingin berbelok.

Jika memang melanggar, maka terdapat sanksi yakni berupa kurungan maksimal 1 bulan atau denda Rp 250.000,-

4. Hormati Pejalan Kaki

Diatur pada UU No. 22 Tahun 2009, pejalan kaki mempunyai hak untuk memperoleh prioritas ketika menyeberang di tempat penyeberangan.

Dan yang sangat penting, trotoar diperuntukkan bagi pejalan kaki, bukan untuk pengguna motor.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *