7 Alasan Mengapa Harga Moge di Indonesia Mahal Banget!

Rate this post

Kenapa Harga Moge Mahal di Indonesia ~ Motor gede yang seringkali disingkat dengan moge tergolong salah satu jenis motor yang paling disukai konsumen. Pasalnya, motor ini terlihat gagah, keren, futuristik dan memberikan sensasi berkendaraan jauh yang berbeda jika dibandingkan dengan motor biasa.

Berdasarkan pengamatan team modifikasimotorz.com, masyarakat pada umumnya memandang orang yang mengendarai moge sebagai orang sukses dikarenakan harga moge lebih mahal dari motor biasa dengan nilai pajak yang juga lebih tinggi.

Saat ini harga moge di Indonesia semakin mahal sejak diberlakukannya kenaikan pajak penjualan atas barang mewah atau (PPnBM), yang awalnya hanya 75% menjadi 125% sejak tahun 2014 terakhir ini. Tentu saja hal ini menyebabkan sebagian orang akhirnya kesulitan untuk membeli moge.

Akibat kenaikan pajak di atas, harga moge melonjak 3-4 kali lipat lebih tinggi, bahkan dibandingkan di negara asalnya.

Penyebab-Kenapa-Harga-Moge-di-Indonesia-Mahal
Penyebab Kenapa Harga Moge di Indonesia Mahal

Sebagai contoh, harga sebuah motor Harley Davidson Sportster Iron 883 yang di Amerika Serikat hanya dijual dengan harga 115 juta, di Indonesia harga jualnya bisa mencapai 400 juta.

Sedangkan sebelum diberlakukannya peraturan pajak terbaru di atas, harga motor tersebut bisa dibanderol dengan harga 200 jutaan saja.

Meskipun bisa dibilang harga moge lebih mahal dari mobil, rupanya masih banyak juga orang yang masih ingin membeli motor yang memiliki kubikasi mesin yang besar tersebut.

Bagi Anda pecinta moge, di bawah ini saya akan membagikan informasi seputar kenapa motor motor gede (moge) memiliki harga yang sangat mahal.

7 Alasan Kenapa Harga Moge di Indonesia Sangat Mahal Banget

  1. Peningkatan Nilai Pajak

harga-moge-mahal-karena-kenaikan-pajak

Kita semua tentu sudah mengetahui kalau pajak merupakan pendapatan utama negara kita. Saat ini produksi motor gede belum banyak di Indonesia. Saat ini banyak ATPM (Agen Tunggal Pemegang Merek) harus mengimport dari Negara-negara tetangga.

baca juga  Segera Gabung Dengan Komunitas Motor dan Dapatkan 8 Manfaat Ini!

Sehingga ketika motor gede masuk ke indonesia akan terkena pajak 3 lapis. Tiga lapis pajak tersebut adalah Pajak Bea Masuk Negara, Pajak Penjualan, dan Pajak Penjualan Barang Mewah.

Besarnya nilai pajak tersebut semua sudah diatur dalam undang-undang yang disepakati oleh pemerintahan Indonesia, diantaranya adalah sebagai berikut :

  • Peraturan Pemerintah (PP) No. 22 tahun 2014 terkait  Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) sebesar 125 persen
  • Peraturan Menteri Keuangan No. 90/PMK.03/2015 tentang penghasilan atas penjualan barang yang tergolong mewah sebesar 5 persen
  • Peraturan Menteri Keuangan No. 132/PMK.10/2015 tentang bea masuk barang impor. Kendaraan bermotor roda dua yang tergolong mewah sebesar 50%.

Seperti yang Anda baca sendiri di atas, ketiga peraturan pajak diatas bila dijumlahkan yaitu 125% + 5% + 50% maka totalnya nilainya mencapai 180%. Pajak yang akan dikenakan tersebut melebihi harga motor itu sendiri, bahkan hampir 3x lipat dari harga motor asli.

Ternyata tak hanya itu saja, masih ada lagi tambahan pajak lainnya seperti pajak masuk ke daerah, biaya distribusi motor gede, biaya pengurusan surat-surat seperti STNK, BPKP dll. Semua itu menjadikan harga motor gede selangit.

Sebagai contoh, ketika Anda ingin membeli sebuah motor gede yang memiliki harga 100 jutaan. Nah, dari nilai tersebut ditambahkan pajak barang mewah sesuatu peraturan diatas yaitu 125% sehingga nilainya menjadi 235 juta.

Selanjutnya ditambah lagi biaya pajak bea cukai yang masuk sebesar 50%, sehingga total harga akan menjadi 285 juta.

Belum lagi jika ditambahkan dengan pajak penjualan sekitar 5%, sehingga besar nominal yang akan dikeluarkan yaitu sekitar 290 jutaan untuk memiliki motor gede yang harga aslinya berkisar 100.000.000 saja. Harga ini belum termasuk biaya masuk ke provinsi dan urusan surat surat kelengkapan.

  1. Biaya Riset

harga-moge-mahal-karena-biaya-riset

Riset dilakukan dalam rangka mencari produk-produk yang betul-betul dicari dan diinginkan para konsumen dengan berbagai indikasi, seperti desain body motor yang keren, kecepatan mesin yang kencang, dan serta harga yang tidak terlalu mahal.

baca juga  Segera Gabung Dengan Komunitas Motor dan Dapatkan 8 Manfaat Ini!

Dalam menciptakan barang atau produk tentunya sebuah ATPM perlunya melakukan proses riset dilapangan langsung yang tentunya membutuhkan dana yang tidak sedikit.

  1. Tergolong Barang Import

harga-moge-mahal-karena-barang-import-Complete-Built-Up

Sekarang ini mungkin belum ada produk produk motor gede yang murni dibuat di Indonesia. Karena kebanyakan produk moge tersebut yaitu berasal dari import atau CBU (Complete Built Up).

Sehingga ketika motor tersebut tiba di Indonesia, harganya akan menjadi sangat tinggi akibat terkena pajak yang lumayan cukup besar.

Nah jika di produksi didalam negerti tentunya biaya produksinya bisa lebih di minimalkan sehingga harga motor benar benar bersahabat sesuai yang diinginkan oleh konsumen dengan kualitas yang sama dengan produk luar negeri.

  1. Bukan Menggunakan Sparepart Yang Sembarangan

harga-moge-mahal-karena-Bukan-Menggunakan-Sparepart-Sembarangan

Umumnya jika Anda memiliki motor moge pasti sparepart yang digunakan motor tersebut bukanlah sparepart sembarangan yang bisa didapatkan dengan mudah di sembarang bengkel.

Apalagi sparepart yang menyangkut dengan keamanan, seperti rem, shock, velg dan sparepart penunjang lainnya. Ditambah lagi moge yang sudah dilengkapi dengan perangkat elektronik yang canggih seperti traction control dan sebagainya.

Nah semua inilah yang menjadi bahan petimbangan sebelum Anda memutuskan untuk membeli moge. Oleh karena itu, perhatikan sparepartnya terlebih dahulu, apakah mudah didapatkan atau tidak.

  1. Jumlah Produksi Terbatas (Limited Edition)

harga-moge-mahal-karena-Produksi-Limited-Edition

Salah satu penyebab utama kenapa harga moge sangat tinggi tidak lain karena jumlah moge yang beredar di masyarakat jumlahnya lebih sedikit dibandingkan dengan motor bebek, motor sport, atau motor yang memilki kubikasi mesin yang lebih kecil.

Jadi memang moge tersebut dibuat untuk segmentasi orang yang masuk dalam kategori  kelas atas.

  1. Gengsi / Hobi

Harga-Moge-Mahal-karena-Hobi-dan-Gengsi

Ya, inilah salah satu alasan yang membuat seseorang menginginkan motor gede, yaitu karena gengsi, hobi, dan juga kebanggaan tersendiri saat memilikinya. Disamping keinginan untuk merasakan sensasi yang berbeda saat mengendarai moge.

baca juga  Segera Gabung Dengan Komunitas Motor dan Dapatkan 8 Manfaat Ini!

Nah untuk menjaga gengsi tersebut, produsen moge biasanya membatasi produksinya sampai hanya beberapa unit saja di seluruh dunia.

Jadi ketika motor tersebut hanya dimiliki oleh orang tertentu maka pemiliki motor tersebut akan memiliki nilai gengsi yang tinggi karena motor tersebut tergolong langka dan belum ada yang bisa memilikinya.

  1. Kurs Mata Uang

Harga-Moge-Mahal-karena-Kurs-Mata-Uang

Penyebab terakhir tingginya harga motor gede yakni disebabkan oleh nilai kurs yang tinggi. Maksudnya, khusus untuk produsen moge di Thailand, Jepang, dan Itali memiliki nilai kurs yang lebih tinggi dibandingkan dengan mata uang Rupiah kita di Indonesia. Kalau nilai rupiah di atas mereka tentu saja harga moge tidak terlalu besar seperti sekarang ini .

Meskipun memiliki motor gede atau moge merupakan salah satu keinginan terbesar Anda, tentu saja Anda perlu mempertimbangkan berbagai aspek dikarenakan harganya yang mahal. Tapi tenu saja jika Anda mempunyai uang yang lebih dan kuat dalam merawat moge tentunya bukan menjadi masalah.

Nah demikianlah kurang lebih beberapa penyebab kenapa harga moge sangat mahal di Indonesia seperti saat ini. Jika Anda memiliki tambahan informasi bermanfaat maka bisa menambahkan dengan berkomentar di bawah ini.

Tags: